Minggu, 22 Juli 2012

Business Cards

Tadinya gw nggak pernah berpikir bahwa Business Cards itu penting.

Gw pikir "Hari geneh, masih pake business cards, C'mon!"


Sampai pada suatu ketika, gw berada pada suatu informal meeting dimana para pesertanya (termasuk gue) saling bertukar  business card, and I was "Oh my god, so this is how business cards work, it's important!", lalu mulailah gw mencari-cari template buat bikin business card gw.

Telusur sana sini dengan kata kunci "Business Cards Templates", gw nemu berbagai desain Business Card yang keren-keren, ada yang main di warna, ada yang main di font, dan berbagai macam desain lain yang bagus-bagus dan gw yakin akan menimbulkan kesan yang WOW ketika pertama diliat.

Tapi....

Berbagai template yang gw liat itu, mereka punya satu kesamaan.

Mereka sama-sama mencantumkan nama perusahaan mereka dan/atau profesi mereka.

DANG!

Gw bingung, mesti nyantumin apa di Business Cards gw nantinya.

Kalo gw tulis "Pelaksana" pada pekerjaan dan "K***** D** W* B****" pada kantor, entah gimana gw ga suka aja terkait dengan institusi tempat gw kerja sekarang ini.

Ah sudahlah, ketidaksukaan gw terhadap institusi tempat gw mengabdi saat ini bukan masalah utamanya.

The Main Point is...

Gw sadar bahwa gw nggak belum punya skill apa-apa buat "dijual" di Business Cards gw.

I mean, C'mon, selain sebagai alat untuk perkenalan dengan orang baru, Business Cards juga bisa jadi satu sarana buat "jualan" kan?

Misalnya si X (pengusaha) nerima Business Card dari si Y (graphic designer) pada suatu event misalnya.

Pas nerima sih mungkin bagi si X Business Card itu cuma berfungsi buat ngasitau si Y ini namanya siapa.

Tapi kalo kemudian di lain hari perusahaan si X butuh seorang Graphic Designer, bukan nggak mungkin ingatan si X bakal tertuju ke orang yang di Business Cardnya mencantumkan profesi sebagai Graphic Designer, right?


ah, gw emang masih butuh meningkatkan kapasitas diri gw, supaya nanti di business cards gw bisa cantumin sesuatu yang wow.

kira-kira apa ya?

Sabtu, 14 Januari 2012

Life goes on... (and on, and on)

Kemarin gw ke acara brunch bareng fantastik 5, yang belum tau fantastik 5 itu apa, let me explain it a bit

fantastik 5 adalah semacam geng yang isinya 5 orang, yang pertama ketemu di tempat yang sama, kerja di instansi yang sama , tapi nasib (dan pilihan hidup) yang nggak semuanya sama

we've shared some hilarious moments, ngobrol2 kosong, yang isinya cuma haha hihi doang, but I enjoyed my time with them.

sampai pada satu titik, dimana mereka sudah memilih jalan mereka, dan gw masih bergeming di posisi gw saat pertama ketemu mereka.

Juli 2011
empat anggota fantastik 5 memutuskan untuk melanjutkan kuliah di luar kedinasan di salah satu perguruan tinggi non kedinasan di Jakarta, cuma gw yang nggak milih untuk melanjutkan, alasan gw saat itu: gw nggak mau kuliah akuntansi, apalagi kuliah malem; gw mau ikut program diploma khusus; lagi nggak ada uang buat daftar.

November 2011
tiga dari lima anggota fantastik 5, termasuk gw, ikut seleksi program diploma khusus, dua yang lain memilih untuk tetap melanjutkan kuliah mereka di luar kedinasan.

Desember 2011
dua dari tiga orang anggota yang ikut tes dinyatakan lulus, sayangnya gw bukan salah satu diantaranya.

Januari 2012
pertengahan bulan, mereka berencana ngadain acara makan-makan kecil di kost salah satu anggota, itung-itung sebagai acara syukuran kecil-kecilan.

Tadinya gw pikir suasana acara itu akan sama seperti acara ketemuan kami sebelumnya, tapi ternyata gw salah, awalnya gw udah wanti-wanti diri gw sendiri bahwa mungkin suasana nggak akan senyaman saat kami masih belum pisah jalan dulu.

Lalu ternyata benar, gw nggak nemu lagi perasaan nyaman ketika kumpul sama mereka

Bukan karena sikap mereka yang berubah ke gw, mereka tetap ngomong dalam bahasa Jawa, yang mana bikin gw roaming, cuma bisa ngerti sedikit-sedikit mengenai apa yang mereka omongin.

Tapi lebih karena gw nggak siap nerima kenyataan bahwa mereka sekarang sudah beberapa langkah di depan, meninggalkan gw yang masih duduk manis sambil minum teh, sibuk dengan rutinitas gw.

Then, gw sadar, bahwa gw sudah tertinggal jauh di belakang rata-rata teman-teman seangkatan gw.

"Si anu udah mau punya anak, lho". I don't care, I'm not having any baby in this age
"si Itu tanggal 7 bulan depan nikah", so what?
"si Ini usahanya makin maju aja lho, tapi gayanya sih tetep aja ky gitu", er, what?
"si X sekarang udah punya mobil, yaa masih nyicil sih, tapi udah punya", uhm....
"anak2 di kelas diploma khusus ini pada glamor banget gaya hidupnya", like I care

Well, pembicaraan masih sama, nggak berisi, cuma diisi dengan berita-berita yang nggak berpengaruh terhadap hajat hidup orang banyak.

Tapi somehow, pembicaraan-pembicaraan mereka itu menampar gw

Menampar gw,

yang ngerasa 3 tahun gw kerja ini, gw ngerasa nggak banyak pencapaian yang gw dapatkan, si X udah punya bisnis, gw masih griefing about why didn't I get my grade raised last July?

yang ngerasa, mereka udah kuliah diploma khusus, nanti lulus langsung penyesuaian pangkat, gw gimana?


yang ngerasa, mereka udah ngelanjutin kuliah, kalo cepet selesai, bisa langsung ikutan UPKP, gw gimana?


yang ngerasa, si X udah punya mobil aja, sementara gw, tabungan aja masih tipis


Setelah gw renungkan sendiri, apa yang bikin gw begini adalah karena gw terlalu takut untuk melangkah.

You know, when someone feel that he took a wrong step, it could cause a traumatic experience to him

Dan itu yang terjadi pada gw.

Gw ngerasa gw telah salah ambil keputusan di masa lalu, dan gw nggak mau salah ambil keputusan lagi.

Gw sampe lupa bahwa Life is a series of failures.

Gw sampe lupa bahwa risiko akan selalu ada dalam sekecil apapun langkah yang kita ambil.

Gw juga terlena dan lupa, bahwa waktu akan terus berjalan, nggak akan nungguin orang yang berdiam diri di zona nyaman.

Minggu, 08 Januari 2012

Have you use it wisely?


Kemarin malam, gw chatting sm seorang perempuan yang mendeklarasikan dirinya sebagai sahabat gw,dan gw juga mendeklarasikan hal demikian, si Annisa Putri, biasa lah, dia cerita tentang kegalauannya dalam dekat-mendekati seorang pegawai yang bertugas di kantor pusat instansi saya, di lantai enam lebih tepatnya, berinisial F, dan berusia sekitar 24 tahun.

Awalnya sih cuma ngomongin tentang laki-laki berinisial F itu, sampe lama-lama jadi ngomongin apa yang udah dicapai setelah 4 tahun (dia sih yang 4, gw baru 3) kerja di kementerian yang mengurus uang di Indonesia ini.

Ya kalo diitung-itung, 3 tahun terakhir emang gw nggak memprioritaskan simpanan, investasi, atau pemilikan asset berharga apapun dalam membelanjakan gaji gw (yang tidak seberapa berkat peraturan menteri nomor 190 yang dikeluarkan tahun 2008 itu, huh).

Tapi tahun 2011 kemaren, I got a wake up call, ngeliat si itu punya anu, si anu punya itu,anunya si itu lebih gede dari anu gw, tapi itu gw lebih gede dari si anu, jadi mikir aja: “selama ini gw pake buat apa aja itu gaji + tunjangan + insentif?”

Well, gw pun mulai mencari-cari alternatif supaya uang yang gw peroleh tiap bulan nggak lenyap tanpa bekas ky abis nyiram air ke gurun pasir, salah satu alternatif  yang muncul adalah Reksadana.

Gw minat untuk mulai menginvestasikan uang gw dalam reksadana itu sekitar bulan Juli 2011, tapi karena berbagai pertimbangan (males nyari info, ragu-ragu, ada keperluan yang sebenarnya-tidak-mendesak-tapi-bokap-bilang-mendesak-jadi-harus-gw-bayar) akhirnya niat mulia untuk mulai membuka rekening Reksadana baru terlaksana bulan November 2011.

Buat pembaca blog (kalo ada) yang masih belum paham mengenai apa itu Reksadana, gw mo coba jelasin dikit ya.

Jadi,menurut pemahaman gw, Reksadana itu adalah menitipkan uang kita ke suatu institusi, yang bernama Manajer Investasi,  yang kemudian uang yang kita titipkan itu dikelola oleh si Manajer Investasi di pasar.

“pasarnya pasar apa? Pasar tradisional?”

Well, jenis pasarnya sih kita bisa pilih sendiri, mau pasar uang (Reksadana Pasar Uang), pasar saham (Reksadana Saham), atau kombinasi antara keduanya (Reksadana Campuran), tapi ide bagus juga sih kalo mau ada Reksadana pasar tradisional J.

“uang gw gimana sih, aman gak? Ntar dibawa kabur lagih, trauma nih gw.”

Hmm, kalo risiko dibawa kabur sih ya selalu ada, bahkan lo simpen duit lo di Bank juga risiko itu tetep ada,masih inget kasus Century kan? Cuma bedanya kalo di Bank kan kita ada suatu lembaga yang menjamin uang kita akan kembali no matter what happened with the bank, bernama LPS, nah di Reksadana ini nggak ada Lembaga Penjamin Reksadana, kenapa begitu? Kita Tanya Galileo! (gw juga ga menjamin penjelasan gw bisa diterima soalnya, piss ah ^^).

“duh, eijk mulai tertarik nih cyin, returnnya gimana returnnya?”

Nah, bedanya sama Bank adalah, uang yang kita setorkan ke rekening Reksadana di Manajer Investasi, akan dikonversi menjadi unit penyertaan, yang banyaknya didapatkan melalui jumlah uang yang kita setorkan dibagi NAB atau Nilai Aktiva Bersih, nahhh, Nilai Aktiva Bersih inilah yang akan menentukan berapa return yang kita terima bow, karena sifatnya si NAB ini yang fluktuatif (tergantung jenis Reksadana yang jij mau pilih), soal nilai dalam Rupiah, well, gw bisa bilang bahwa dalam 3 bulan gw udah buka rekening, return yang gw terima JAUHHHHH lebih besar dari return yang gw terima dari Bunga Bank, belum signifikan sih, tapi seenggaknya gw udah bisa ngeliat bahwa Reksadana ini adalah pilihan yang lumayan tepat buat gw :D

“ah elu ngomong aje, ajarin dong caranye gimane, trus kalo mo buka rekening, manajer inpestasinye nyang mane mendingan?”

Cara buka rekening Reksadana sih macem macem cing, ade nyang bisa lewat internet aje, ade nyang dateng ke Manajer Investasinya langsung, ade juge nyang melalui Bank, nyang berperan sebagai Agen Penjual Reksadana, kalo aye sih mpok, aye bukanya di Bank Mand*ri, aye tinggal dateng ke kantor cabang Banknya aje, bilang mau buka Reksadana, trus dibantu deh ame  mbak-mbaknye, oiye, sebelum dateng ke Bank, konfirmasi dulu ye pok,di kantor cabang yang mpok tuju jual RD nggak, soalnye temen aye yang di Bali, mbak Ska, ke Bank entuh katanye kagak ada RD, jadi mungkin ga semua kantor cabang bank ntu jual RD.

Trus ya pok, kalo milih-milih manajer investasinye sih, aye kemaren ngandelin intuisi aje, sebenernye bukan intuisi juge sih, aye milih MI yang istilahnya bluechip, yang kinerjanya udeh keliatan bener, diliat dari NABnye nyang mahallllll, bahkan paling mahal di antara daftar yang dijual di Bank itu, agak nyesel sih awalnya, karena penyertaan aye jadi dikit, tapi gapapa kok, keliatan kinerjanye bener soalnye ^^.

Oh iya, sedikit yang belum gw sampein, minimal dana yang harus kita setor ke MI itu variatif, tergantung produk RD yang kita pilih, gw kemaren Cuma 500rb, udah diterima, trus temen gw yang punya RD juga, dia pertama deposit 5jt, jadi yaa tergantung produknya sih.

Buat yang nanya seberapa gede returnnya, gw kasih hint aja ya: dalam 3 bulan gw menyertakan uang gw ke RD, gain yang gw peroleh itu yaa sekitar beberapa ratus kalinya gain yang gw terima kalo nabung di bank dengan jumlah uang yang sama, tp gw tau sih, ini fluktuatif banget, sekarang aja mungkin lagi naik, kalo turun mungkin bakal nyesek juga.

Satu saran gw buat yang mau investasi, dalam bentuk apapun itu, kalo udah ada duitnya, mending langsung investasiin aja, ga usah banyak mikir, ntar nyesel soalnya J.

So, Have you use it (your money, in this case) wisely?

Selasa, 29 November 2011

PayDay

Yay! besok gajian!
the most exciting day of the month is about to come

tapi besoknya
digit berkurang sebanyak demi sebanyak

ya sudahlah, namanya hidup

Passion

"find a job you love, and you'll never work a day in your life"
-anonim-

Kutipan diatas itu, mungkin jadi impian untuk banyak orang, which is to find a job that we love.

Emang indah sih kutipannya, tapi hidup ternyata nggak seindah kutipan diatas.

Ya iyalah, hari gini, emang lo bisa milih mau kerja apa?


Beberapa postingan yang lalu, gw menyatakan bahwa gw ngerasa nggak cocok jadi PNS, either karena emosi gw masih terlalu labil untuk hidup di tempat yang stabil, atau emang passion hidup gw bukan jadi PNS.

Keduanya ada benernya sih, emosi gw emang masih labil, gw akui itu.

Dan passion gw? entahlah, passion yang gw punya mungkin cuma nonton TV, tidur, makan enak, dan jalan-jalan, yang mana semuanya bukan pekerjaan yang dilakukan oleh PNS (in my case, Civil Servants in the  institution which I worked for are quite diligent, I rarely see any colleagues of me, spending his/her time to do something personal in the working hours, unlike the common image of Civil Servant in this country).

Well, udah cukup lah, 1,5 tahun gw ngejalanin hidup di instansi ini tanpa semangat.

Pertengahan tahun lalu, gw gabung dengan grup paduan suara di kantor gw, namanya friendship choir.

Motivasi awalnya sih cuma mau bersosialisasi sama orang2 yang selisih umurnya nggak terlampau jauh sama gw.

And then, I found that I've got a passion in it!

Apa sih passion?

Passion itu buat gw adalah suatu hal yang ketika ngejalaninnya, gw nggak ngerasa keberatan, melainkan merasa senang, dan waktu serasa cepeeeet banget, capek sih tetep ada, cuma kan rasa capek karena mengerjakan sesuatu yang nggak kita suka, beda tentunya dengan rasa capek karena mengerjakan sesuatu yang kita suka.

Ya, itu yang gw rasakan ketika ikutan kegiatannya friendship choir.

Gw nyaman dengan orang-orangnya, ketika latihan juga, nggak kerasa tiba2 udah jam 9 malem aja, dan gw juga jadi bisa keluar kantor karena friendship choir beberapa kali diundang untuk tampil di acara2 kantor gw (yang ini sebenernya kurang patut ditiru).

Lalu dari friendship choir, gw diajak seorang temen untuk ikut audisi sebuah kelompok paduan suara lain, namanya Infinito Singers.

Awalnya gw pesimis sih, karena waktu gw nonton konser mereka yang bertajuk "Reel Tunes" sekitar bulan Mei 2011, gw ngerasa mereka KEREN BANGET!

Eh ternyata gw diterima juga untuk gabung.

Nasib, karena gabungnya emang untuk ikut konser tahunan, jadilah gw harus ikut latihan demi latihan yang agak menyita waktu.

Latihan sampe malem, check!

Latihan tiap akhir pekan sampe gw kangen saat-saat dimana weekend gw cuma diisi dengan tidur doang, CHECK!

Tapi gw seneng ngejalaninnya, setiap kelar latihan, gw ngerasa ada sesuatu yang baru di diri gw, gw merasa tercerahkan (walaupun besoknya tergelapkan lagi oleh kerjaan kantor).

Ya, beruntunglah gw, karena gw bisa menemukan salah satu hal yang jadi passion gw dalam hidup, cuma sekarang, gw belum nemu aja gimana caranya ngubah passion itu jadi duit.


N.B.: Infinito Singers akan melaksanakan konser berjudul Choral Promenade pada hari Jumat tanggal 2 Desember 2011 di Erasmus Huis, Kuningan, yang bisa dateng, ayo monggo, ntar ketemu gw disana boleh foto bareng, diskon 50%!

Rabu, 19 Oktober 2011

F.R.I.E.N.D.S.


Gw termasuk salah satu orang yang jarang punya temen deket, sifat alami diri gw yang defensif, dan terkadang kurang mudah percaya sama orang, mungkin jadi salah satu penyebab kenapa gw jarang banget punya temen deket

Selain itu, gw juga pernah keGRan, jadi dulu waktu SMP, gw pernah punya orang yang gw anggep sahabat, waktu itu gw duduk di meja depannya meja dia, jadi kalo ada pelajaran yang gw nggak ngerti, gw langsung ngadep belakang, ngobrolin pelajaran itu sama dia, selain itu, kalo pulang sekolah kami selalu bareng, either gw nungguin dia, atau…. (setelah gw inget2 dia emang ga pernah nungguin gw sih).

Lalu, pas SMA (gw masih nganggep dia nganggep gw sahabat dia) kita ngobrol ngobrol di angkot, gw ngomongin sesuatu mengenai persahabatan, I told him, that I felt happy to have a bestfriend from my junior high school, glad to find one, et cetera et cetera et cetera, TANPA NGASITAU DIA SIAPA YANG GW ANGGEP SAHABAT (waktu itu masih labil banget, ngakuin bahwa gw nganggep dia sahabat gw aja rasanya malu ky ngakuin abis jadian sama ibu penjaga kantin demi makanan gratis).

Lalu giliran si orang ini ngomongin sahabat dia, dia bilang, “Iya, gw juga bersyukur nemu sahabat pas SMA, pas SMP malah gw nggak ngerasa punya sahabat”.

JELEGERRRRRRRRRR

Tengsin mampusssss, ternyata gw bertepuk sebelah tangan (nggak Cuma cinta ternyata yang bisa bertepuk sebelah tangan), yaudah sejak saat itu gw jadi jarang ngobrol dan ketemu sama dia, karena kami beda kelas, beda program sekolah juga, jadi ya semakin renggang, dan semenjak saat itu juga gw nggak pernah nganggep siapapun sebagai sahabat gw.

Then, God gave me another scenario at the next stage of my life.

Berawal dari googling dengan kata kunci “pegawai pajak”, gw nemu blognya bang rere, baca baca, lumayan haha hihi ngebaca beberapa postingan dia. Lalu gw ngeliat link di blognya dia, pegawainegerisexy.

Di pikiran gw waktu itu, link itu akan membawa gw ke sebuah website atau blog dimana gw akan menemukan pegawai2 negeri yang berpose nakal, mesum, dan sexy, as what its name says.

But then, ternyata isinya bukan kemesuman atau XXX, melainkan postingan postingan yang LUCU GILAK, gw ketawa ngakak waktu baca postingan dia yang menganalogikan kalo lo nggak sholat Jumat tapi tidak ditempatkan Papua atau tidak mengalami kesialan, berarti lo adalah Baim Wong.

Dan setelah itu, gw ngebookmark blog itu di browser hape gw, ngebaca postingan dia di kala waktu senggang (baca: jam kuliah dimana dosennya mengajar dengan metode CBSA), dan termotivasi untuk bikin blog juga, yang, yaaa, postingannya khas remaja umur 17 tahun (waktu itu).

Kemudian, lulus dari pendidikan singkat, gw masuk ke kantor yang selingkungan sama orang yang bikin gw nemu blog PNS, yaitu bang Rere, dan waktu itu masih magang, trus –as far as I remember- dia berinisiatif mengadakan kopdar untuk para pembaca setia blog itu –yang dinamakan roiders- , lalu dateng lah gw ke kopi darat perdana itu, ketemu teman teman sesama pembaca, dan ngobrol ngobrol dikit yang bener bener dikit, karena waktu itu suasana masih kaku banget, untung ada bang Rere, yang selalu bisa mencairkan suasana, untung diakhiri dengan karaoke, jadi ga perlu banyak2 ngobrol.

Dari situ sih masih ngerasa nggak terlalu cocok sama para orang2 itu.

Lalu, mereka pun membentuk grup chat yang dapat diakses melalui handset canggih bermerk Blackberry keluaran pabrikan Kanada bernama Research In Motion, dan karena gw nggak punya Blackberry, ya rela aja ketinggalan obrolan mereka, sampai akhirnya…. terbentuklah suatu grup spektakuler yang bisa mengisi waktu luang gw (baca: siang hari di kantor) di sebuah aplikasi messenger keluaran raksasa internet, Google Talk.

Di grup itu, kami share berbagai hal (mulai dari pengalaman memalukan, posisi bercinta yang baik, hingga gossip terkini), ngerencanain berbagai hal (yang 80 persennya buntu), ngadain kuis berhadiah, dan entah kenapa, gw bisa begitu aja percaya ke mereka, menceritakan berbagai kenistaan-kenistaan masa remaja gw yang hampir berlalu.

Yaa, kalo ketemu langsung sih emang menurut mereka gw nggak serame di groupchat, tapi ntar kalo udah lebih sering ketemu, juga gw yakin bakal lebih cair dari sekarang, gw rasa sih karena gw masih ada rasa segan sama mereka (roiders-roiders (gw tau ini redundant, udah pake ‘s’ diulang pula, tapi gw suka)), maklum, gw kan saat ini masih menjabat roiders termuda, jadi masih agak canggung aja kalo eloh-guweh-eloh-guweh sama roiders-roiders yang beberapa tahun lebih tua dari gw.

Tapi, diluar kecanggungan gw ketika ketemu langsung dengan para roiders, gw bahagia bisa punya kelompok eksklusif (halah-able banget sih) yang bisa gw percaya akan menjaga rahasia-rahasia gw, dan percaya juga pada gw bahwa gw akan menjaga rahasia-rahasia mereka.

Paging @roidtaufan, @renaldysilaen, @mohammedyaqin, @__aih, @itikecil, @gerandis, @sheviona, @nisasyamsuar, @paniio, @banuazam, dan @jengskaa

courtessy: fbnya bang rere

I heart roiders

Kamis, 22 September 2011

change(s)

terakhir kali saya concern sama blog ini adalah saat saya masih jadi mahasiswa, berarti sekitar 3 tahun yang lalumasuk ke tahap selanjutnya, jadi calon pegawai, sudah mulai mengendur semangat ngeblognya

ketika sudah jadi pegawai dan menemukan alternatif alternatif lain untuk menuangkan pemikiran, akhirnya semangat untuk blogging sudah hilang sama sekali

sampai akhirnya hari ini (22 September 2011) saya buka lagi blog ini, dan agak terkejut melihat tampilannya, yang benar benar baru

well, waktu memang sudah berlalu sangat cepat, baru tadi pagi saya mengecek akun twitter saya, dan menemukan satu tweet dari teman seangkatan waktu SMA, yang menyatakan dia sudah punya gelar A.Md. di belakang namanya

lalu saya sadar, kelulusan dari kampus itu adalah bulan September, dan berarti sudah tiga tahun si teman saya itu menempuh pendidikan di kampusnya

wow, betapa cepat waktu berlalu, dan betapa banyak perubahan yang terjadi di sekitar saya, tanpa saya merasakan perubahan yang berarti di dalam diri saya saat ini

teman teman saya semasa sekolah yang dulu jadi teman main saya, teman ketawa ketiwi saya, teman saya melakukan hal hal tidak penting, mungkin mereka sedang memasuki fase transisi, dari mahasiswa menuju dunia kerja, dan saya merasakan banyak teman teman saya yang terlihat lebih dewasa, baik itu dari cara berpakaian, cara bertingkah laku, maupun cara bicaranya.

namun saya... tidak banyak perubahan yang saya rasakan terjadi pada saya

kecuali, sekarang saya telah menemukan beberapa orang yang saya rasa pantas saya anggap sebagai sahabat

saya telah menemukan apa yang harus saya lakukan untuk membuat hidup saya lebih menyenangkan

ya, mungkin hanya itu, dan mungkin juga itu bukan perubahan

kadang saya merasa putus asa, bila mengingat betapa tingginya mimpi saya, dan apa langkah nyata yang telah saya lakukan demi perjalanan menuju mimpi tersebut

mungkin itu adalah kesalahan diri saya, saya bermimpi tinggi untuk memberikan impresi yang baik untuk orangtua saya, bukan hanya untuk memberikan kebahagiaan batin untuk diri saya

saya (masih) lebih mementingkan kebahagiaan dan pandangan orang lain di atas diri saya sendiri, itulah yang tidak berubah dari saya, setelah bertahun tahun saya hidup di dunia

mungkin akan tiba saatnya nanti, suatu momentum dimana perubahan total dalam diri saya terjadi, perubahan yang berangsur angsur namun pasti dan bertempo cepat

saya harap perubahan yang nanti datang itu adalah perubahan ke arah yang positif

amin

Kamis, 01 September 2011

Hello Again

Ta daaaaa

gw dateng lagi ke blog ini
udah ilang semangat buat ngeblog, padahal kan blog ini bisa dipake buat ngeliat rekam jejak kehidupan gw ya, whether I gain my maturity or not

yeah, a cliche scapegoat is a light blue-backgrounded social networking website which specialising in micro blogging called twitter, of course
Another scapegoat is, gw jadi lebih sering buka aplikasi 'notes' atau 'evernote' buat nulis pikiran2 spontan gw, selain itu, nulis di aplikasi itu lebih aman karena ga ada yang bisa baca kecuali gw doang, yaaa, in case I'm spontaneously writing about something so private but didn't realize it until some couple days after I published that post, kan hal ky gitu jadi ga mungkin terjadi kalo gw tulis disitu

Well, jadi, ada yang bertanya tanya nggak, kenapa tiba tiba di malam hari, hampir tengah malam, gw tau tau ngepost sebuah tulisan di blog yang udah lama gw tinggalin?

jawabannya adalah karena gw lagi bosen, biyyanget, dan entah kenapa waktu bosen gitu gw tau2 pingin buka blpgnya mbak nisa, mamanya Qia, yang juga baru bangkit lagi dari hiatusnya di dunia blog, ngebaca postingan2 beliau yang baru, gw jadi termotivasi untuk menghidupkan kembali blog ini, yaa mungkin isinya juga masih bakalan cerita2 kuting (kurang penting) mengenai keseharian gw, tapi ya sudahlah, kalo ga mau baca, ga maksa juga, masih banyak blog maupun tulisan lain yang mungkin lebih enak dibaca dibanding blog gw ini

rencananya juga mau melakukan transisi sih, biar ada nuansa ke-kini-an dari blog ini, kan di postingan2 sebelumnya bahasa gw masih bahasa labil, dan ga rapih, rencananya kalo udah didepan laptop lagi mo ngatur ulang layout dan segala macem, biar agak rapihan dikit

Ciao dulu lah, ga enak ngetik di touchscreen dengan layar kapasitif dan resolusi 960 x 640 pixel, tetep enakan di keyboard beneran

Minggu, 29 Agustus 2010

well, karena mood gw aneh banget seharian ini, iseng2 blogwalking, nemu ginian, iseng2 juga gw lakoni apa yang diperintahkan pada blog tersebut

RULES:
1. Put Your itunes, windows media player, winamp etc on Shuffle
2. For each question, press the next button to get your answer.
3. YOU MUST WRITE THAT SONG NAME DOWN NO MATTER HOW SILLY IT SOUNDS
4. Put any comments in brackets after the song name
5. Tag some lucky people to spread the disease

If someone says “is this okay?” you say..
a moment like this - kelly clarkson
[well, it's 'a moment like this']

How would you describe yourself?
1517 - The Whitest Boy Alive
[yeah, muka gw emang bakal terus terlihat seperti muka orang berusia 15 - 17 tahun]

What do you like in a guy/girl?
new year's day - U2
[really don't have any idea about it]

How do you feel today?
Great DJ - The Ting Tings
[ya, gw emang sudah me-mashup kerjaan gw, campur aduk]

What is your life’s purpose?
One Tribe - BEP
[menjadikan tidak ada lagi perbedaan antara kita, hidup Bhinneka Tunggal Ika!!!!]

What is your motto?
From A Mountain In The Middle Of The cabins - PATD
[lagi lagi no idea]

What do your friends think of you?
Unwell - Matchbox 20
[well, some of my friends told me that they're worrying my mental wellness]

What do you think of your parents?
Hungover - Ke$ha
[haiyah, kenapa juga ni lagu yang kepilih, maksudnya bokap gw hungover gitu pas bikin gw?]

What do you think about very often?
Hold on To Me - Armin Van Buuren
[hihi, pengen punya orang yang bisa sama sama terus]

What is 2 + 2?
If I Never See Your Face Again - Maroon 5
[no comment]

What do you think of your best friends?
Where's Your Love - Craig David ft. Tinchy Strider
[yeah, buat yang baca, yang ngerasa sahabat gw, please, show me your love]

What do you think of the person you like?
Shiver - Maroon 5
[uhm, kadang gw emang gemeteran kalo lagi mikirin dia]

What is your life story?
Never Say Never - Justin Bieber
[no comment]

What do you want to be when you grow up?
All i Ever Wanted - Kelly Clarkson
[yeah, damn right, tapi apa itu yang all i ever wanted? hidup gw memang selalu penuh dengan ambiguitas]

What do you think of when you see the person you like?
Meet Me Halfway - BEP
[buat orang yang gw suka, meet me halfway yaaa]

What will u dance to at ur wedding?
Realize - Colbie Caillat
[realize that you are the right one for me]

What will they play at your funeral?
So What - Pink
[gila tega bener yak, so what gitu loh]

What is your hobby/interest?
Jadi Gila - RAN
[haha, kalo ngumpul sama orang2 yang tepat, ini emang hobi gw]

What is your biggest fear?
How Sweet it is (to be loved by you) - Kris Allen
[takut dicintai, karena takut nggak bisa balas mencintai]

What is your biggest secret?
I'll Cry For you - Europe
[ya, i'll cry for someone i love]

What do you think of your friends?
Ring-A-Ling - BEP
[no idea]

What will you post this as?
Good Girls Go Bad - Cobra Starship
[mungkin karna gw cowok, jadi good boys go bad aja]

Sabtu, 26 Juni 2010

Film (baca : pelem)

woo hoo, sekarang gw mau nulis beberapa hal mengenai hobi gw, yaitu menonton film

gw suka nonton film, titik.

selesai.

hahaha, what a meanless opening

ya, gw suka nonton film karena waktu gw masih berumur sekitar 4 tahun, gw diajak orangtua gw ke suatu tempat yang penuh keramaian, ada mesin ding dongnya (waktu itu ding dong masih ngehits), trus masuk ke ruangan gelap yang ada TVnya tapi gedeeeeeeee banget

ya,kira kira itulah gambaran bioskop di mata gw waktu itu

dan waktu itu, gw inget gw pernah nanya ke bokap gw :

"pak, tivinya gede banget, nanti beli ya"

hahaha, polos sekali gw waktu itu

ok, back to the topic, waktu itu film pertama yang gw tonton adalah Mighty Morphine Power Rangers, dari dulu sampai sekarang, gw suka banget sama Power Ranger, yaa, meskipun sekarang Power Rangernya semakin aneh (atau emang udah aneh dari dulu?), tapi gw tetep suka aja ngeliat transformasi para ranger, dan ngeliat Zord Zordnya bergabung jadi Megazord

ya, kesan gw waktu gw pertama kali nonton film adalah : "filmnya bagus banget!!"

uhm, mohon dimaklumi, waktu itu gw masih berumur 4 tahun, jadi gw belum bisa berpikir untuk mengeluarkan komentar seperti "film ini benar benar tidak realistis", atau "gimana caranya power rangersnya bernapas diluar angkasa, kan mereka nggak punya kekuatan", atau "gila ya, ini kan film anak anak, tapi kok aliennya kok berbentuk cewek pake kolor sama beha doang bawa bawa tongkat kaya' maniak seks"

dan sejak saat itu sampe kira kira gw lulus SMA, pola berpikir kritis masih belum juga mampir ke otak gw, karena gw selalu berpikir bahwa semua film yang tayang di bioskop adalah film yang bagus

gw masih inget waktu gw diajak nonton film yang judulnya "Fantasi", yang diperankan oleh artis artis nanggung dari sebuah reality show yang sempat booming di sebuah stasiun TV swasta yang suka menayangkan sinetron dengan tingkat kemustahilan yang diluar batas ketidakwajaran dan special effects yang sangat amatiran, gw inget banget waktu itu gw takjub banget dengan film itu, gw ngerasa film itu bagus banget

tapi sampai beberapa waktu lalu, waktu gw tonton lagi film itu (tentu saja film itu ditayangkan di stasiun TV swasta yang suka menayangkan sinetron dengan tingkat kemustahilan yang diluar batas kewajaran dan special effects yang sangat amatiran itu), gw baru bisa menyadari, bahwa :

kok akting pemainnya najis banget ya
kok jalan ceritanya klise banget ya
kok film ini nggak menghibur sama sekali ya

dan sebagainya

mungkin karena sebelum gw kuliah, frekuensi gw dalam menyaksikan film di bioskop itu amatlah jarang, dalam satu tahun, mungkin cuma sekitar 2 atau 3 kali gw nonton di bioskop

atau mungkin karena sebelum gw kuliah, serbuan film film Indonesia nggak bermutu di bioskop masih belum terlalu banyak

mungkin aja

yasudahlah, sebenernya gw mau ngebahas film knight and day di postingan ini, tapi entah kenapa, mungkin karena preambule yang terlalu panjang di postingan ini, gw membatalkan niat mulia itu

ok, akan gw post pendapat (nggak mutu) gw tentang film itu di postingan gw selanjutnya




catki (catatan kaki) :
  • zord : robot mainan yang dijual di kakilima yang pengambilan gambarnya dilakukan dari jarak dekat, sehingga tampak seperti robot raksasa yang dapat digunakan untuk mengalahkan monster raksasa yang sebenarnya tidak pernah ada
  • megazord : manusia yang mengenakan kostum berupa potongan potongan dari Zord, sehingga terlihat seperti gabungan dari beberapa Zord
  • stasiun TV swasta yang suka menayangkan sinetron yang tingkat kemustahilannya diluar batas ketidakwajaran dan special effects yang sangat amatiran : sebuah stasiun TV yang letaknya di TV rumah saya di channel 4, di antara 2 stasiun TV yang dimiliki oleh pemilik yang sama, yang satu hampir bangkrut beberapa waktu yang lalu

Rabu, 23 Juni 2010

recent activity

uhm, gw ga akan ngebahas kenapa gw males banget ngeblog setahun ini, gw juga nggak akan ngebahas kenapa blog ini gw tinggalkan sebegitu lamanya, jadi tolong ya, semua fans gw, gw nggak mau lagi ngebahas apa apa mengenai hiatus gw dari dunia semu ini

oke, karena kalian memaksa, oke, gw jelasin *ngomong sama temen temen khayalan yang nggak rela disebut fans*

gw mengalami cultural shock selama setahun belakangan ini

yep, 2009 adalah tahun penuh warna buat gw

tahun 2009 gw mulai kerja di salah satu instansi pemerintah
tahun 2009 gw ngalamin masalah dengan pengangkatan gw sebagai pegawai yang bikin gw nggak enak makan, nggak enak tidur, dan nggak enak segalanya
tahun 2009 gw mengalami kehilangan terbesar dalam hidup gw
tahun 2009 gw mulai ngerasain yang namanya gajian, beli apa apa pake uang sendiri (thank god)

dan sebagainya

dan gw mengalami cultural shock atas segala perubahan drastis di kehidupan gw itu

gw yang tadinya mau apa apa harus minta ke bokap, dan bersabar nungguin bokap mengabulkan permohonan gw
sekarang nggak perlu bergantung lagi ke bokap buat beli apa apa, gw bisa ngandelin diri gw sendiri

gw yang tadinya sering mellow mellow ke nyokap
sekarang nggak bisa lagi

gw yang tadinya cuma ABG labil yang kerjaannya jalan2 ngabisin uang orangtua
sekarang jadi ABG labil (tetep ya) yang kerjaannya duduk di kantor mantengin layar monitor sambil ngerekam berkas (oke, kerjaannya agak sepele memang)

gw yang tadinya seneng banget kalo jalan ke daerah Sudirman-Thamrin dan takjub akan megahnya kota Jakarta
sekarang udah eneg sama macetnya jalanan Sudirman-Thamrin

dan masih banyak lagi

intinya, satu setengah tahun kemarin adalah tahun adaptasi full buat gw
adaptasi dari males malesan jadi rajin bangun pagi (sabtu minggu tetep bangun siang)
adaptasi dari main komputer dirumah jadi main komputer di kantor (ga penting)
adaptasi dari tadinya temenan sama ABG ABG gawl masa kini, jadi temenan sama Bapak bapak dan Ibu ibu yang sudah berkeluarga
dan sebagainya

hal hal yang gw sebutin itu, bener bener bikin gw shock selama setahun kemarin
gw sering misuh misuh, dan ngeluh2 nggak karuan ke sahabat sahabat gw, yang gw yakin udah eneg sama keluhan gw, mengenai betapa nggak siapnya gw ngejalanin kehidupan 7 to 5 sebagai pegawai kantoran

yaa, tapi bersamaan dengan berjalannya waktu, gw menyadari, bahwa semua yang gw laluin, semua pencapaian gw, dan semua pengorbanan gw, adalah hal yang harus gw jalanin menuju kualitas hidup gw yang lebih baik

jalan yang gw lalui nggak mungkin selalu mulus, dan selalu seneng seneng aja, pasti gw bakal terseok seok, dan tertatih tatih kesakitan saat melewati jalan yang gw laluin

tapi gw inget kata kata bijak yang diplesetin Joker di film The Dark Knight, yaitu :

"whatever doesn't kill you, simply makes you stronger"

ya, apapun yang tidak membunuhmu, secara sederhana akan membuatmu bertambah kuat

ohya, gw juga berterima kasih sekali pada temen temen gw, yang selalu siap sedia ngedengerin keluhan2 nggak penting gw, karena biarpun jarang ada masalah yang selesai, tapi seenggaknya gw tau bahwa ada segelintir orang di bumi yang masih peduli dengan gw

kiss kiss

Rabu, 18 November 2009

Day one

Hi guys, missed y'all so much, long time no post, haha

Lagi coba coba ngeblog pake ms word nih, gaptek amat ya gw, baru tau sekarang kalo ms word juga bisa dipake buat mengupdate blog

Okay, I'm gonna tell you something, I've been watching 2012, and I think, it's such a KEWL disaster movie, not like the review said, though I saw some kinky things, but it doesn't matter

That movie is telling us about the end of the world that predicted to be happened in 21 12 12, I don't know why it's 21, why not 20, so the date will be a pretty number 20 12 2012, rite?

Haha, forget it, I'm not writing to discuss about the end of the world, I'm talking about the movie

It's good, 3 of 5 star for me

Kamis, 03 September 2009

phew, sudah lama saya meninggalkan blog ini tidak terawat dan merana kesepian


maafkan aku dearest blog, aku tak bermaksud meninggalkan dirimu tak terurus seperti ini


anyway, sekarang gw mo cerita mengenai rekap kehidupan gw semenjak duka-nestapa-nggak-jelas-kapan-diangkat-jadi-CPNS itu berakhir


ya, waktu itu hari senin, hujan turun dengan derasnya, aku yang hanya berdua dengan mas karto, berlindung dari lebatnya hujan disebuah rumah tua yang ditinggalkan pemiliknya, hujan turun semakin lebat, temperatur udara semakin menurun, mau tak mau kamipun mencari cara untuk mempertahankan suhu tubuh kami, tiba tiba tubuh kami sudah tidak terbalut sehelai benang pun...


halah, kok jadi kyk blognya mbak nisa ginih, xixixi


ohya, karna kalo gw ceritain runtut dari awal bakalan panjang banget ceritanya, jadi gw akan menjelaskan garis besarnya ajahh

oia, sebagai prolog, gw harus mengikuti diklat (pendidikan dan latihan) prajabatan, yang diadakan tanggal 6-15 agustus 2009, diklat ini merupakan diklat yang wajib diikuti oleh semua CPNS, diklat ini mengharuskan setiap pesertanya memiliki SK CPNS, kalo nggak punya, nggak bisa ikut tahun ini, dan baru bisa ikut tahun depan

bulan juli tanggal 27 : gw ditunjuk oleh kasubbag gw untuk menjadi panitia di sebuah kegiatan diklat yang akan berlangsung pada tanggal 10 sampai 15 agustus, yang mana pada tanggal itu gw sudah dijadwalkan untuk mengikuti diklat prajabatan, saat itu gw udah deg degan setengah mati mengetahui bahwa kasubbag gw pun nggak mudeng kalo gw harus ikut prajab, gw pun memohon maaf menyatakan ketidaksanggupan menjadi panitia karena harus ikut diklat, dan kasubbag gw hanya meng-iya-kan saja

bulan juli tanggal 30 : merasa nasib gw semakin lama semakin nggak jelas, gw pun maju sendiri ke badan ke*e*awaian n*ga*a untuk menanyakan kejelasan nasib gw, gw pergi kesana dengan bolos kantor, mengajukan alasan ada acara keluarga, sampe disana ternyata berkas gw udah mau direkam, tapi masih belum pasti SK CPNS gw selesai kapan, dan dari tempat itu pun gw disarankan untuk menanyakan kembali ke biro pengadaan sdm departemen tempat gw mengabdi, disana gw diberi wejangan yang sangat menenangkan oleh kabiro nya, thanks pak Djoko

bulan agustus tanggal 4 : SK CPNS gw belum menunjukkan tanda tanda akan naik cetak, akhirnya gw berangkat ke departemen yang berada di lapangan yang nggak ada bantengnya untuk mengurus pengganti SK CPNS gw yang belum selesai itu sebagai persyaratan ikut Prajab
di jalan menuju ke lapangan yang nggak ada bantengnya itu, gw menerima sms dari pak Djoko, kabiro yang paling asik sedunia itu, bahwa NIP gw sudah selesai diproses dari BKN dan tinggal dibikinin SK CPNS aja, gosh, gw nggak bisa menyembunyikan kelegaan yang teramat sangat waktu itu

bulan agustus tanggal 5 : SK CPNS gw selesai, gw pun akhirnya bisa mengikuti diklat prajabatan dengan mengajukan persyaratan yang sesuai, tanpa ada penggantian, dan dengan bangga gw mengumumkan NIP gw yang panjangnya naudzubillahi min dzalik which issssss :

199012102009011001
NIP gw sudah menggunakan format NIP baru, yang menggunakan kombinasi tanggal lahir, tanggal penetapan CPNS, jenis kelamin, dan nomor urut pahala (hahaha, yang terakhir bohong)
bulan agustus tanggal 6 : gw pun mulai menjalani diklat prajabatan dengan hati yang gembira, tanpa beban, do you want to know how it feels? rasanya seperti budak jelata hina dina yang dinikahi (bukan cuma dikawini) oleh maharaja, semua beban hidup hilaaannggggg menguap entah kemana, gw pun bisa menjalani hidup gw dengan riang gembira kembali, kalo sebelumnya pagi pagi gw jarang dapet "morning glory", yang katanya karna efek stress berkepanjangan itu, kini gw selalu dapet "morning glory", bahkan "afternoon glory", "maghrib glory", "evening glory", dan "midnite glory" juga gw dapatkan, xixixixixiiii
bulan agustus tanggal 7 : pengumuman penempatan kantor diunggah (upload) di situs intranet kantor, gw yang lagi mengikuti pelajaran di kelas dengan syahdu pun langsung kehilangan konsentrasi, akhirnya gw lari ke kamar mandi, dan segera menelepon kolega yang sedang bekerja di kantor, dan ternyata gw penempatan di kantor pusat, terima kasih tuhan
hufh, begitulah kira kira runtutan peristiwa yang bener bener mukjizat besar buat gw
anyway, terima kasih untuk komentar komentar dan saran saran yang diberikan di postingan sebelumnya ya

Rabu, 22 Juli 2009

dilema

hmfh, kali ini gw mau membagi dilema yang lagi gw alamin

lagi lagi tentang hidup gw yang menurut gw agak agak pathetic

ok, here's the situation :

umur gw 18, semestinya orang orang seumuran gw gini masih seneng senengnya kuliah, masih menikmati yang namanya masa muda, dan masih hidup dengan orientasi duniawi, that's the natural cyclic in life, isn't it?

tapi di umur gw yang sekarang, gw udah terjebak di rutinitas harian sebagai calon cpns,

gw bosen dengan rutinitas harian gw ini, it's too fast

masalah gw pun bukan cuma itu, karena umur gw belum cukup buat diangkat jadi CPNS (cuma kurang 9 hari), maka gw pun mengalami masalah yang cukup besar dalam administrasi kepegawaian

sometimes ketika gw ngeliat kantor gw sekarang, terlintas pikiran, "I'm not belong to this place, I'm not belong to this world", dan gw pun berpikir untuk resign secara terhormat dari tempat ini, yaitu dengan membayar uang 10 juta, sebagai denda karena gw nggak menjalankan ikatan dinas gw

hmfh, this year is the hardest year in my life, mungkin gw perlu istikharah buat nentuin apa yang harus gw lakuin

Rabu, 01 Juli 2009

she's happy right now



hmfh, agak berat nulisnya, tapi gw pengen banget ngeshare ini ke temen temen gw

kemarin lusa, tepatnya hari Minggu, tanggal 28 Juni 2009, pada sekitar pukul 16.30, ibunda tercinta saya, Ibu Nurjanah, yang juga menyandang predikat best mom ever versi saya, menghembuskan nafasnya yang terakhir di kediaman nenek saya

kalo ditanya kronologisnya seperti apa, mungkin saya akan bercerita mulai dari hal hal yang saya rasakan sebagai firasat kepergian beliau

hari sabtu, tanggal 27 juni 2009, saya pergi ke sebuah event bazaar pakaian pakaian distro, waktu mau pergi ke acara itu, entah kenapa saya ingin sekali mengenakan pakaian pakaian berwarna gelap, mulai dari poloshirt saya yang warna biru gelap, celana panjang hitam, jaket hitam, dan tadinya saya juga mau pakai sandal warna hitam, cuma karena bapak saya menyuruh saya untuk mengganti sepatu, akhirnya saya urung mengenakan sandal ke acara itu

pulang dari event itu, saya sampai rumah sekitar pukul 20.00, bapak menyuruh saya untuk menginap di rumah nenek untuk menemani ibu malam ini, lagi lagi hal ini hal yang tidak biasa, biasanya kalau saya habis pulang dari bepergian, bapak saya akan menyuruh saya untuk istirahat, tapi entah kenapa, malam itu bapak saya menyuruh saya untuk pergi ke rumah nenek saya, dan menginap menemani ibu saya disana

malamnya sebelum tidur, saya berbaring disamping ibu saya, dan saya genggam tangan ibu saya, yang tadinya agak tinggi suhunya, tapi setelah saya genggam tangannya, sedikit sedikit saya rasakan suhu tubuhnya menurun, saya pun bersyukur dengan keadaan itu

sebelum tidur, saya berdoa, "Tuhan, kalau misalnya gw emang nggak bisa lagi ngeliat nyokap gw sehat 100%, at least tolong pertemukan gw sama nyokap gw yang sehat di mimpi", dan ajaibnya, malamnya doa saya langsung terkabul, saya mimpi bertemu ibu saya, tapi saya tidak ingat detail mimpi saya, saya tidak ingat ibu saya berpesan apa pada saya

besoknya, saya bangun pagi tanpa ada firasat apa apa

karena seminggu sebelumnya saya sudah ditunjuk oleh atasan saya untuk menjadi panitia sebuah acara kantor selama seminggu sehingga saya diharuskan menginap di hotel tempat acara itu berlangsung, makan minggu sore pun saya berangkat untuk mempersiapkan lokasi acara

waktu saya mau berangkat ke hotel tempat acara akan diadakan, ada sesuatu yang tidak beres, handphone saya sempat hilang dan sempat dicari cari selama hampir setengah jam, entah itu firasat atau bukan, yang pasti saya belum pernah menghilangkan handphone saya sebelumnya

skip skip skip

begitu saya sudah hampir sampai di hotel, saya ditelepon ayah saya, dan langsung beliau menyuruh saya untuk kembali ke rumah, dan beliau berpesan, "yang sabar ya nak"

perasaan langsung tidak karuan, dan yang ada dalam benak saya hanya gimana supaya saya bisa secepatnya menemui ibu saya

sepanjang jalan dari daerah pancoran ke rumah, saya hanya bisa istighfar sebanyak banyaknya, berharap kemungkinan terbaik yang akan saya dapatkan ketika saya sampai rumah

namun ketika kendaraan yang saya tumpangi melewati daerah ratna, seorang kerabat mengirimkan sms duka cita pada saya, sontak saya menangis, dan hal pertama yang ada di pikiran saya adalah memberitahukan ini pada sahabat saya, Annisa Putri Lestari Merdekawati

begitu sampai dirumah duka, benar saja, saya mendapati ibu saya dalam kondisi sudah tidak bernafas lagi, dan saya pun hanya bisa menangis dalam diam, dan memeluk bapak serta adik saya, yang sudah lebih dulu ada di rumah duka

esoknya, jenazah ibu saya dikebumikan di tempat pemakaman umum karet bivak, dan Alhamdulillah, proses pemakaman berjalan lancar tanpa ada kendala apapun



ibu, aku tahu sekarang ibu sudah bisa tersenyum bahagia, karena ibu sudah terbebas dari rasa sakit yang selama 3 tahun belakangan ini terus hinggap di kepala ibu, aku ikhlas ditinggal ibu, karena aku tahu, ibu bahagia di surga sana, ibu sudah tidak perlu lagi memikirkan kefanaan dunia ini, karena ibu sudah dapat kebahagiaan hakiki di sana
yang tenang ya bu disana, tunggu aku, bapak, sama nuning ya bu, supaya kita bisa makan sama sama lagi

Love you, ever, and after

Selasa, 02 Juni 2009

tag nyomot

lagi nganggur, pusing gara2 pilek yang bikin eneg, mentag diri sendiri
here we go

1. Apa perasaan anda sekarang?
pusing, pilek stadium satu ini benar benar membuat gw pusing

2. Saya nak makan...
perkedel kentang + sup hangat + sambal goreng + nasi, yummy

3. Saya tak suka...
orang orang yang "tahu segalanya", y know what i mean

4. Impian saya...
kondisi dunia balik lagi ke tahun 90an tapi teknologi semaju sekarang

5. Haiwan yang saya tidak suka
kecoak dan teman teman serangganya dan haiwan haiwan berkulit mengkilap

6. Saya harapkan..
bisa terus bersama orang orang yang saya cintai sampai saya tidak bisa mencintainya lagi

7. Jika boleh diputarkan masa
SMA, dan gw akan mengcancel diri gw dari program akselerasi

8. Saya pada 10 tahun akan datang
akan memiliki keluarga sakinah mawadah warokhmah.amin

9. Handphone saya adalah sebuah...
handphone bundlingan sama salah satu operator CDMA

10. Saya pernah bercinta sebanyak...
hwadah, gak ngitung

11. Saya suka pada...
wanita

12. Kawan-kawan saya...
asik diajak ngobrol

13. Pernah dikhianati?
iya

14. Apa yang hendak anda lakukan terhadap orang yang mengkhianati anda?
membiarkannya hidup dengan tabiatnya, lalu melanjutkan hidup tanpa dia

15. Senaraikan 8 orang untuk di tag
siapapun
siapapun
siapapun
siapapun
siapapun
siapapun
siapapun
siapapun

Selasa, 26 Mei 2009

hopeless

pernah nggak si, lo ngerasa diri lo begitu nggak berdaya, begitu nggak punya kekuatan apa apa untuk mengubah keadaan?

gw sedang ngerasain hal itu sekarang

gw lulusan program akselerasi waktu SMA, kemudian gw ngelanjutin pendidikan dengan masuk ke program diploma satu sebuah perguruan tinggi kedinasan di tangerang, walhasil, gw lulus kuliah saat umur gw masih 17 tahun

karena gw menuntut ilmu di suatu perguruan tinggi kedinasan, maka jaminan akan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil pun udah gw dapetin

tapi ternyata, pemerintahan nggak menyediakan fasilitas buat orang orang muda seperti gw

dari awal ketika gw ngurus segala macam tetek bengek yang diperluin untuk memenuhi persyaratan pendaftaran CPNS, gw udah ngerasa kalo umur gw ini bakal jadi suatu masalah nantinya

awalnya gw tenang tenang aja, gw menjalani masa masa magang gw dengan (tidak terlalu) gembira, sampe beberapa minggu yang lalu, ketika temen gw pergi ke departemen keuangan untuk mengurus SK CPNS angkatan gw

dibuka dengan kabar buruk, bahwa gw akan dianggap sebagai CPNS oleh negara ini terhitung mulai tanggal 1 januari 2009, berbeda dengan teman teman seangkatan gw yang terhitung mulai tanggal 1 desember 2008, hal ini awalnya gw anggap cuma selingan aja, dan gw masih percaya bahwa semua akan baik baik saja

lalu, one thing leads to another, tiba tiba ketika gw ikut ke departemen keuangan untuk mengurus (you must be dizzy with this word, ngurus apa??, gw juga gatau bahasanya, yang pasti ada yang diurus aja) SK CPNS angkatan gw, gw nggak menemukan SK CPNS atas nama gw, dan gw mendengar hal ini disebabkan oleh adanya kesalahan dalam penulisan TMT CPNS gw di berkas yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara

sementara itu, TMT CPNS gw di berkas yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan sudah benar, yaitu 1 Januari 2009, akhirnya, dibutuhkan usaha lagi ke Badan Kepegawaian Negara untuk meralat TMT CPNS gw supaya sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan

nah, disinilah gw merasa teramat sangat helpless, powerless, dan hopeless, gw nggak tau kapan berkas CPNS gw dari Badan Kepegawaian Negara diselesaikan, dan gw nggak bisa ngapa ngapain, nggak ada sama sekali hal yang bisa gw lakukan untuk ngerubah keadaan gw sekarang jadi lebih baik

*wondering what to do to make me feel better*

oia, gw emang orang yang nggak pintar menyembunyikan emosi gw, ketika gw senang, orang pasti bakal tau gw senang dari ekspresi muka gw, begitu juga ketika gw gundah, pasti ekspresi muka gw akan menceritakan ke semua orang tentang perasaan gw, jadi, sorry buat orang2 yang jadi BT karna tampang gw yang kusut banget

Sabtu, 23 Mei 2009

hape gw rusak

gosh, rasanya baru kemaren gw nulis postingan tentang dua hape gw, si sayang dan si malang, tapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, hape gw yang paling gw cintai, the tough nokia 5700 XpressMusic, rusak, hiks

padahal lagi hari2 kritis, lagi bakalan banyak jarkom dan sms penting yang masuk ke nomer gsm gw, tapi dia malahan rusak dan tidak berdaya sama sekali, dan satu satunya cara supaya gw bisa ngebaca sms yang masuk ke hape gw itu adalah cuma dengan menyambungkannya ke komputer, dan mensinkronisasikannya dengan software nokia pc suite, dan baru gw bisa membaca sms yang masuk

tadi, sekitar 15 menit yang lalu, gw membaca ada 2 sms penting yang masuk, dan gw sama sekali ngga berdaya untuk meneruskan sms penting tersebut ke teman teman gw yang membutuhkan beberapa informasi penting itu

wahai dewa teknologi, tolong hape saya supaya bisa hidup kembali, atau kau, dewa kekayaan, berilah aku uang untuk menservis hapeku

Senin, 18 Mei 2009

just a grateful ordinary day

jadi, hari ini gw baru gabung di koprol.com

diundang oleh seorang blogger baik hati yang memposting sesuatu mengenai koprol, dan karena kita cuma bisa gabung kalo diinvite, jadi gw pun merequest sebuah invitation dari beliau, dan besoknya, diinvite langsung
(berasa jadi buluk superglad di iklan radionya trax deh)

oia, hari ini datar datar aja si, ga ada sesuatu yang membuat gw orgasme bergembira sampe sampe multi orgasme kegirangan, yaa, bersyukur aja, dibalik semua "ordinariness" hari ini, terdapat campur tangan tuhan yang amat besar, sehingga hari ini gw bisa bernapas, ngeliat, ngedenger, dan berjalan

cheers

Minggu, 10 Mei 2009

google search : Define "family"

Hari ini udah genap seminggu nyokap opname di Rumah Sakit Pasar R**o (gw sensor karna nama RSnya kampungan, sebagai bintang idola remaja, mulut gw anti untuk berbicara hal2 norak, misalnya wig shocking pink, stocking polkadot, dan singlet jala jala)

Selama seminggu ini nyokap diopname di RS, perasaan gw campur aduk, mulai dari sedih krn ngeliat wanita paling gw sayangin di bumi terkapar lemah diatas ranjang RS, pusing karena gw ngerasa ini tanggung jawab gw sebagai anak pertama di keluarga untuk ngebiayain perawatan nyokap di RS, sampe marah, karena dari sedemikian banyak keluarga nyokap gw yang bergelimpang di Jakarta, ga ada satupun yang bersedia untuk ngejagain nyokap gw di RS, hmfh, again, gw cuma bisa ngelus dada (yang ga ada silikonnya tapi tetep membusung) ngeliat sikap keluarga nyokap gw

Gw ga akan bete slash kesel slash marah slash gedek kalo keluarga nyokap gw itu t4 tinggalnya somewhere over the rainbow yang amatsangatsuperduper ultra jauh dari RS tempat nyokap gw dirawat,

Gw juga ga akan ngerasa bete slash kesel slash marah slash gedek kalo mereka (baca : my mom's fam) ga ngujuk2in bokap gw untuk bawa nyokap gw k RS, dan berjanji semua bakal diatur dengan baik oleh mereka

Tapi, sehari sebelum nyokap gw harus diopname di RS, seorang keluarga nyokap bilang k bokap gw, bahwa sebaiknya nyokap gw dirawat di RS, karna udah seminggu nyokap ga mau makan sedikitpun, kondisinya pun semakin drop, keluarga nyokap itu pun bilang, masalah yg ngejagain nyokap gw itu biar dia yg handle, jadi gw ma bokap bisa tetep kerja tanpa hrs khawatir nyokap terlantar

Kenyataannya, di hari nyokap masuk IGD, suddenly keluarga nyokap yg bilang bakal ngehandle semuanya itu, tiba2 menyatakan ketidaksanggupannya menjaga nyokap gw, sehingga hari itu end up dengan gw ijin ke atasan untuk nggak masuk kerja jagain nyokap, dan si keluarga nyokap itu bilang kalo hari selanjutnya bakal ada yg ngejagain nyokap gw

Ok, then, gw tenang, karna hari selanjutnya emang nyokap gw dijagain sampe malem sama seorang kerabat jauh nyokap

Besoknya, gw ditelpon bokap gw bahwa ternyata si penjaga nyokap gw itu ga ada persiapan sama sekali untuk nginep di RS, dan akhirnya dia pulang k rumahnya dan ninggalin nyokap gw sendirian di RS, gw denger kabar itu jam 2 siang, masih di kantor, dan ga bisa ngapa2in juga, karena jam pulang masih 3 jam lagi

Akhirnya hari itu yg ngejagain nyokap gw saat malem adalah bokap gw dan adek gw, dan end up di hari besoknya adek gw bolos sekolah dan bokap gw izin kerja dan ditegur atasannya

Hari2 selanjutnya ga usah gw ceritain lah, cuma bikin gw sakit hati aja

Yang paling gw ga terima dari semuanya adalah mana sih, janji2 yg dibilang keluarga nyokap, bahwa bokap tinggal sediain biaya, dan masalah perawatan, yang bokap gw ga bisa nyediain waktu buat nyokap karena padatnya kerjaan bokap, itu tinggal serahin mereka

Selain itu, mana kepedulian keluarga nyokap gw yang lain, mana 5 sodara2nya yang lain?, ga ada sama sekali dari mereka yang nemenin nyokap di RS, yang mereka bisa lakuin cuma kasihan dan ngumbar rasa iba dan air mata ketika ngejenguk nyokap, dan gw ngerasa nggak guna punya sodara banyak kalo kyk gini

Gw kecewa sama mereka, dan bukan salah gw dong berarti, kalo di kemudian hari gw cuma nganggep kata2 yang keluar dari mereka are totally bullshit?, karena bukan pertama kalinya hal ini terjadi

Sebenernya ini ya, artinya keluarga bagi mereka?

Kayaknya gw perlu cari di google, apa artinya keluarga, karna sepertinya gw asing banget dengan kata2 itu