Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2009

miss you

i really really really missing someone now...........


my sun, my moon, my bluesky


yeah, i really missing someone(or two?) now......


very missed those happy time when i chatted with jim/her


hufh, it's so bad when you missing someone


kapan kita ketemu (lagi)?


entah itu di dunia maya, atau di dunia nyata


yang penting saya bisa melepaskan rasa kangen yang teramat sangat ini


kenapa kamu harus ketemu saya, kalau akhirnya seperti ini?

Minggu, 29 Maret 2009

that's what friends are for

pagi ini, a friend of me memberi saya suatu pencerahan yang lumayan membuka pikiran saya, awalnya kita cuma ngobrolin tentang minat belajar beliau yang masih sangat membara, meskipun usia beliau sudah tidak bisa dibilang muda lagi

sampai akhirnya, kita sampai pada topik hubungan pertemanan yang sehat menurut beliau

menurut beliau, hubungan pertemanan yang sehat itu adalah hubungan pertemanan yang tidak harus selalu bersama sama dimana saja kapan saja, istilahnya, nggak perlu ada kata kata "together forever", karena pada akhirnya dalam suatu hubungan pertemanan yang selalu bersama sama kemana saja, apabila dipaksakan untuk seperti itu, akan dapat memicu keretakan dari hubungan pertemanan itu sendiri, jadi, ketika teman kita sudah menemukan dunianya sendiri, dunia yang dengan senang hati dia jalani, biarkan teman kita itu menjalani keinginannya itu, cukup jadi teman yang baik yang selalu suportif aja dengan kehidupannya itu, apabila yang ia pilih adalah hal hal positif tentunya

ok, saya terima argumen brilian dari beliau, karena saya juga kurang menyadari hal itu sebenarnya, saya merasa saya terlalu menuntut kedua orang sahabat saya, ms. Annisa Putri Lestari Merdekawati, dan mr. Try Utomo Payung, untuk selalu menjadi sahabat yang ideal dimata saya, which is sahabat yang selalu ada di saat saya susah, maupun saat saya senang

yang tidak saya sadari adalah, saya dan kedua sahabat saya itu sudah memiliki dunia kita masing masing, karena saya dan kedua sahabat saya tersebut sudah masuk ke dua instansi yang berbeda, sebagai konsekuensi karena kami bersekolah di suatu perguruan tinggi kedinasan

kesalahan saya adalah, saya terlalu menuntut kedua sahabat saya itu untuk mengerti tentang dunia saya, memberikan solusi yang tepat tentang keluh kesah saya tentang dunia saya, dan selalu menemani saya untuk bersenang senang sekedar melepas penat sejenak, menurut definisi saya

padahal dunia kami sudah berbeda, dan tidak mungkin untuk mereka masuk ke dunia saya, sekali lagi karena mereka juga sudah punya dunia mereka sendiri

akibatnya, kami jadi lebih sering berselisih paham karena hal yang sebenarnya sepele, mulai dari mau curhat nggak ada yang mendengarkan, mau jalan sekedar hangout atau nonton nggak ada yang mau menemani, ngobrol sama anak jalanan dianggap mengacuhkan, dan hal hal kecil lain yang sebenarnya sudah nggak perlu sampai membuat kita berselisih paham kalau saya sadar akan perbedaan seperti yang telah saya sebutkan

saya sering memiksa (meminta dengan sedikit memaksa) ms. Annisa Putri untuk menemani saya untuk sekedar hangout, nonton, dan jalan jalan, padahal ms. Annisa Putri adalah seorang yang sepengetahuan saya tidak suka dengan keramaian, bahasa kerennya agak anti-sosial, pada akhirnya, saya pun menjadi berprasangka yang tidak tidak ke ms. Annisa Putri (haha, peace!), dan ms. Annisa Putri pun merasa tidak enak kepada saya, dan ini pun dapat memicu perselisihan pendapat antara kami

tapi, yang kini jadi pertanyaan untuk saya, salahkah bila saya minta perhatian lebih dari mereka, karena mereka sudah lebih dari teman bagi saya, mereka adalah sahabat bagi saya, sahabat yang baru sekali saya temukan seumur hidup saya

jawabannya adalah : SALAH

akhirnya saya menemukan jawaban atas pertanyaan saya selama ini dari beliau, menurut beliau, kembali lagi ke beragamnya tipe tipe manusia, dimana ada yang suka olahraga, ada yang suka travelling, ada yang suka fotografi, dan beragam kesukaan lainnya, orang yang suka travelling mungkin akan dapat bersahabat dengan mudah dengan pecinta fotografi, tetapi belum tentu orang yang suka travelling dapat bersahabat dengan orang yang menyukai IT, karena perbedaan mendasar yang sulit untuk disatukan, penggemar travelling suka menjelajah tempat tempat baru secara nyata, namun penggemar IT adalah penjelajah dunia maya, dua hal yang berbeda yang sulit untuk disatukan

jadi, sekarang, ketika saya sudah menyadari adanya perbedaan dalam dunia antara saya dan sahabat sahabat saya, saya pun belajar menghargai perbedaan itu, dan tidak akan lagi mempermasalahkan hal itu dengan 2 sahabat saya yang saya sayangi


thanks to bapak Suryo, yang telah mengajari saya satu pelajaran berharga mengenai nilai nilai kehidupan


to ms. Annisa Putri Lestari Merdekawati dan mr. Try Utomo Payung, saya nggak akan berhenti untuk berusaha jadi sahabat yang baik untuk kalian, dan juga berhenti untuk menjadi penuntut yang baik untuk kalian

BFF!

Selasa, 17 Maret 2009

kebosanan yang menyiksa

akhirnya, gw bisa ketemu lagi dengan blog tercinta gw ini

dan sekarang gw ngeblog, karena nggak ada kerjaan sama sekali buat gw, dan juga sepertinya udah hampir nggak ada manusia di ruangan gw sekarang yang menyadari eksistensi gw di ruangan ini

yaah, semenjak gw dipindah-magangkan ke bagian bagian lain dari Kantor tercinta ini, hari hari gw jadi dipenuhi dengan duka nestapa, karena di ruangan yang sekarang ini orang orangnya nggak seramah orang orang di ruangan (bagian tempat gw magang) gw yang dulu

dulu, baru 3 minggu magang aja gw dkk udah diajakin karaokean bareng, dan hampir tiap hari gw dkk diajakin makan siang bareng

di tempat gw magang yang dulu, walopun gw anak baru, gw bisa ngisengin senior senior gw yang baru penempatan kerja, dan mereka pun maklum, asik banget lah pokoknya

di tempat gw yang sekarang, jangankan buat ngisengin, ngajak ngobrol aja gw gak berani, emang dasar pengecut aja kali gwnya

tapi sumpah dah, it's sooo different, almost 180 degrees of differences yang gw rasain sekarang, emang si, yang gw sukain di tempat yang baru ini adalah gw dapet kubikel sendiri buat gw kerja, ruangan disini lebih luas, dan lebih terang

tapi apa artinya itu semua kalo gw ga nyaman ada disini, hmfh, even gw pun jadi kangen berat sama jeung mawar, nggak ada deh yang bisa ngegantiin posisi jeung mawar di hati gw (perez mode : on)

i've tried to be more humble, tapi gimana lagi, gw anak baru disini, anak bawang lah istilahnya, ga enak juga mau sok sok akrab sama orang orang disini yang jelas jauh lebih senior daripada gw

yaaaa, semoga aja orang orang disini sekarang bisa menerima gw dan jadi lebih akrab sama gw

amen

Rabu, 03 Desember 2008

introspeksi diri

beberapa hari yang lalu, gw blogwalking, dan menemukan bahwa teman gw yang bernama Dinar Ayu Adeline juga ternyata memiliki sebuah blog, sebenernya dapet alamat blog dia bukan dari blogwalking juga si, tapi ya udahlah, intinya gw menemukan blog dia dan agak tersentil juga setelah baca blognya dia

kata kata yang dia gunakan dalam blognya dia tepat, dia pandai merangkai kata kata, dan  terdengar cukup dewasa untuk seorang teenager seumuran dia

setelah baca, gw jadi cukup tersentil ngedenger kata katanya dia, gw ngerasa gw agak terlalu terlena dengan kehidupan gw sekarang, dan akhirnya menyebabkan gw menjadi merasa seperti seorang anak anak yang terjebak dalam tubuh seornagremaaj berumur 17 hampir 18

abis itu, gw pun ngerasa gw perlu introspeksi diri, dan gw pun mulai mengumpulkan testimoni dari orang orang di sekeliling gw, mulai dari sahabat gw, temen sekelas gw, sampe kakak kelas gw,

gw meng-sms orang orang beruntung itu :
Selama lo kenal ma gw, menurut lo gw orang yg kyk gmana?
Mature or childish?
Gentle or feminime?
Realistic or imaginative?
Responsible or irresponsible?
Bales ya

 

Dan inilah jawaban dari temen temen gw : 

Ko tmbn nany ky gtuan.Ada apaan neh.Mnurutku panji tuh childish(g tau krn mngkn pnji sgan krn mnganggap aq lbh tua,tp aq malah lbh sk pnji yg childish,g prlu jd orng lain.Jd lbh friendly,g kaku.Walopn mngkn aq trlihat lbh childish.),responsible,supel,kdng realistic dan kdng imajinativ,trgantung stuasi jg.

Mature,responsible,gentlement,mesq kadang agak emosional dan melankolis. Yey!!

Klu bleh ju2r sich, Kdwsaan lo trlalu sprt d buat2.lo brsha untk nutpin chldsh lo.tp bgusx krn lo brtnggng jwb bs d andlkn tuk jd leadr.yg pntng jngn prnh nggaP rmeh orng lain n slalu care ma orng yah

Hahaha :-D ada angin apa ini lo tny kyak gt,,?,lg krisis PD?:-PKyae ksn awal dr luar mnrtQ : Agk childish, Gk trll Gentle, Realistis, and KAKU,, hehehe 

Mnurt gw lbh k dewasa, tegar, gentle d dpn orng bnyk, tp ada kalanya jg lw  brsikap yg sebaliknya d dpn beberapa orang...

 Bngung bro,kalo cow sich tanya ma cew' sebaliknya jg.

 Loh kok tb2 nanya kyk gt, umur panji emg dbwh aku, tp dr segi kdwsaan n kmtngn brfkir tu lbhan km drpd ak,y gentle lh,staun qt knl tu ak sll ngliat km tu bs diandelin,kptsn yg km buat tu bs km prtnggjwbin sndr,kalo mslh realists pa gak,ak krg tw lbh lnjt,tp stauku km bkn tipe cwok yg sk b'andai2 deh,cndrg m'hdapi yg ada aj

 Realistis,macho.. Dwasa.. Tp kalo ngambek.. Sumpah childsh abis.. Lw knapa nanya gni?

 Maaf bru d'bls, Klo mnrutQ sih, km 0rg'a gentle n bs mmimpin, Tpi klo s0al dwsa atw childsh,, aQ bngung jwb'a,, kyk'a 50:50 d   Hehehe,,;-)


hehehe, seneng banget karena ternyata gw masih punya orang orang yang masih sudi membalas sms ga penting dari gw, pake ada yang mengkhawatirkan gw segala pula, hmfh, hidup jadi kerasa lebih indah dengan adanya kalian di hidup gw yang semu ini

dengan sms sms dari temen gw, gw pun merasa terbantu untuk berintrospeksi diri, menurut temen temen gw, gw adalah orang yang

secara positif :

Mature

Gentle

Responsible

Realistic (positive / negative?)


hmmm, agak agak kaget juga kalau ternyata temen temen gw ngeliat gw sebagai panji yang punya karakter kayak gitu

\

OK, secara negatif, karakter diri gw yangdilihat oleh tmen temen gw adalah :

childish pada waktunya

kaku

artificial maturity


hmmm, menarik juga ya, sampe temen temen gw ada yang ngeliat karakteristik karakteristik itu dalam diri gw

tapi menurut gw, childish emang kadang diperluin, dan gw juga adalah salah satu orang yang baru bisa bersikap childish pada orang orang yang bener bener bisa bikin gw merasa teramat sangat nyaman berada di dekatnya (thanks god i found Awie and Uto, love u guys!!!)


intinya, setelah introspeksi diri itu, gw ngerasa ada sedikit perubahan dalam hidup gw yang semu ini, so, ketika lo ngerasa saatnya lo untuk grow up udah tiba tapi lo juga ngerasa kalo lo masih belum grow up, mungkin lo perlu testimoni dari orang orang di sekeliling lo, karena menurut gw, testimoni dari orang orang disekeliling lo adalah sinyal yang paling bisa diandalkan sebagai panduan lo dalam mengintrogasi, eh, mengintrospeksi diri lo, jangan sampe setelah lo introspeksi, lo malah jadi orang lain yang malahan nggak disukain sama temen temen lo, key?

Minggu, 31 Agustus 2008

Mana Ujhyan, dah naik Ojhyek, Bechyek!

Oi pay, mau crita nih,
Lo harus dengerin, ga mau tauk, lo kan diary virtual gua
*pay pun mndengarkan dgn bersungut sungut*

Hiks hiks, pay, aku merasa...
Aku merasa...
Harga diriku sebagai seorang lelaki telah dilecehkan, aku merasa tak ada lagi gunanya aku hidup bila seperti ini, jadi...
Aku akan pergi ke Bangkok untuk...
Untuk...
Belanja lah, ga asik kan hidup tanpa koleksi tas LV dan kristal2 Swarovsky yang baru itu, hahaha,
*pay : garing amat si*
Biarin aja, jempol jempol gua, terserah gua mau ngetik apa
*ketauan posting lewat hp*
Jadi gini loh, suatu malam sekitar jam 12 malam, seorang kolega yg kukenal saat sma (sleng lama), mengirimkan sebuah sms padaku, yg intinya memberitahukan bahwa hari Sabtu, tanggal 30 agt 2008, ada pelantikan pengurus paskibra 2008, yaaa, karena bt dikostan, gua terima lah ajakan itu, lagian masa kesempetan untuk TP gua lewatin sia2, gak mungkin kan?
OK, hari Sabtu yg dinanti pun tiba, setelah mati gaya karena sepagian sudah berfoto foto dengan berbagai pose yang (tidak) syur, gua pun tiba di kostan dan bersiap2 untuk berangkat, mulanya, deep down inside gua ragu2, pergi apa gak ya, gua udah ngerasa ada firasat buruk, ya tapi, krn hasrat untuk menebarkan bubuk2 pesona cinta (omg, bahasa gua!) lebih kuat daripada intuisi, maka gua putuskan untuk pergi
Pas di angkot, feeling ga enak itu semakin menjadi, sampe pertigaan cipadu, gua membatin "jadi pergi gak ya, blom terlambat nih buat turnaround dan bergelung nyaman di kostan"
Tapi sekali lagi, karena hasrat buat TP lebih kuat dari intuisi, gua terusin lah perjalanan itu
Saat sampe pom bensin Bintaro, macet parah, karena gua pikir bakal lama, gua pun turun dari angkot dan meneruskan dgn naik ojeg yg tkg ojegnya nyari duit dgn cara yg tidak halal, kenapa? Liat percakapan gua dgn dia :

Gua : "bang, rel kereta bintaro ya"
Ojegman : "5000 mas"
Gua : "OK"
Gua : "macetnya sampe mana nih bang?"
Ojegman : "wah, ini mah sampe tanah kusir kesana lagi, parah ini, emang mau kmana mas?"
Gua : "blok M bang"
Ojegman : "wah, macetnya parah nih, pada nyekar ke kuburan, ini aja saya br nganter orang ke Bulungan, ke Blok Mnya sama saya aja, 25rb"
Gua : *mulai terbayang kemacetan parah tapi masih mencoba berpikir positif* "gak deh bang"

Sampe di rel, gua naik 71, dan, mana, jalan lancar, ga macet parah, anjir, gua diboongin tukang ojeg
Singkat kata, gua sampe Blok M jam 12.59, udah ujan deres tuh, byasanya klo ujan gua turun di kanopinya, tapi krn gua pikir bakal telat kalo ga buru2, jadilah gua terobos hujan itu, dengan bermodalkan capuchon, gua terobos ujan itu, ---feeling semakin ga enak---
Perjalanan pun gua lanjutin dgn naik bus 45 k UKI, setelah gua onboard, gua telponlah sleng lama itu, begini prcakapannya :

Gua : "Dick, lo dimana skrg?"
Slenglama : "Ji, lo dh dimana skrg?"
Gua : *perasaan buruk semakin menjadi* "di Blok M, lo dmana?"
Slenglama : "Ji, sori bgt ya, jadi gini, junior kita blablablablablablabla, jadi pelantikannya BUKAN HARI INI"
Gua : *dengan gaya disorot dari berbagai angle kyk adegan andalan di tersanjung 1-6* "APA?"
Slenglama : "sori bgt, gua jg br dismsin, ni gua dah mau sms k lo"
Gua : *dengan gaya disorot dari berbagai angle kyk adegan andalan di tersanjung 1-6* "APA?"
Slenglama : "tadi lo dnger ga si?"
Gua : *dengan gaya disorot dari berbagai angle kyk adegan andalan di tersanjung 1-6* "APA?, apaan si, suara lo ga jelas, putus putus"
Slenglama : "hmfh, jadi, blablablablabla, pelantikannya bkn hari ini"
Gua : *dengan gaya disorot dari berbagai angle kyk adegan andalan di tersanjung 1-6* "APA?"
"jadi udah sejauh ini gua pergi, ujan ujanan, ga guna?"
Slenglama : "sori Ji, sori"
Gua : "hmfh, yaudahlah, gua balik aja k rmh gua"
Slenglama : "skali lagi sori ya Ji"
Gua : "gapapa kok" *berniat pergi ke dukun stelah sampe rumah dan menyantet junior junior di paskibra dan slenglama*

Saat itu, ingin rasanya gua keluar bus dan menangis di tengah hujan dan berteriak "KENAPA?, KENAPA?" dengan diiringi backsound musik musik india dan mencari pohon atau tiang terdekat untuk diputerin, tapi karena kewarasan gua udah baikan, gua urungkanlah niat mulia itu

Yaudah, stelah itu, gua pun menghabiskan waktu di bus dgn cetting dgn tmen gua
Aaargh

Btw, met puasa ya, buat yg menjalankan, saur pertama gua di kostan, euh